Rabu, 30 Juni 2010

Akhir Yang Mengenaskan


terhenyak aku di keheningan malam
suasana tampak lengang
melihat ada jejak-jejak merah
sepertinya darah

ah, darah tercecer di jalan raya

sungguh malang nasibmu
hai korban tabrak lari
tubuhmu hancur berkeping-keping
isi perutmu terburai

tikus yang malang

kendati kau mahluk pengerat
banyak yang melarat
oleh jerat-jerat

: tikus biadab!

pun kau mati meninggalkan mambu busuk
tak satupun yang iba melihat kau bersimbah darah
bahkan mereka semakin murka
menambahi menggilas tubuhmu yang telah lebur

nikmatilah mimpi indahmu di neraka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar