
ketika dedaunan mulai luruh
terombang ambing tersibak angin
menghantam batang pun akar tergoyahkan
terburai daun memenuhi angkasa
kendati akar tetap kuat menopang
tapi tetap saja daun satupersatu gugur
berjatuhan merayap ketanah
mengering seiring berjalannya waktu
dan bangku terisak lirih menyaksikan dedaunan berserakan
juga dirinya, yang semakin hari semakin lapuk dan berlumut
tiada lagi sesiapa yang bercengkrama mesra diatasnya
apa lacur, semua merayap pergi dan tak akan kembali
hanya daundaun kering terduduk bisu diatas bangku
terombang ambing tersibak angin
menghantam batang pun akar tergoyahkan
terburai daun memenuhi angkasa
kendati akar tetap kuat menopang
tapi tetap saja daun satupersatu gugur
berjatuhan merayap ketanah
mengering seiring berjalannya waktu
dan bangku terisak lirih menyaksikan dedaunan berserakan
juga dirinya, yang semakin hari semakin lapuk dan berlumut
tiada lagi sesiapa yang bercengkrama mesra diatasnya
apa lacur, semua merayap pergi dan tak akan kembali
hanya daundaun kering terduduk bisu diatas bangku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar