Selasa, 29 Juni 2010

Kelabu


Saat langit bergetar, kala langit mengerang, ketika langit sudah tak mampu menahan air dari bumi yang menguap karna ego sang mentari, ia tetap mencoba menampungnya, tetap mencoba menahannya menangis. Meski terkadang kelabu tak mampu membendung dan akhirnya langitpun menangis, juga meski kelabu terberai, sekerjap menjadi putih, dan tanpa pelangi.

Coba kau tengok mega-mega kala kelabu, karna itu adalah aku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar