Selasa, 06 Juli 2010

HITAM


malam semakin lindap merayap
tiada satupun semburat diatap
gelap semakin pekat menyekat
rintihan terdengar menyanyat

gigil malam semakin memisau
mengucur darah di pergelangan
lidah sudah tak mampu meracau
hanya erangan pecah kesunyian

kabut malam semakin menebal
lolongan anjing lirih terdengar
merah menggenang pada lantai
basahi raga yang hilang kesadaran

malaikat pencabut nyawa bersiap
mata terbelalak ratap menatap
hingga sesal berjubal tiada guna
karna maut sebentar lagi menyapa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar